No Katalog : -
No Publikasi : -
ISSN/ISBN : -
Tanggal Rilis :2025-08-14
downloadBuku penghubung adalah buku yang digunakan untuk memantau aktivitas keseharian siswa. Buku ini digunakan untuk mengontrol kedisiplinan aktivitas ibadah siswa tidak hanya di sekolah tapi juga di rumah. Dengan itu, diharapkan agar siswa terus konsisten dan terbiasa untuk mengerjakan ibadah tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyadian data dan verifikasi data. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan buku penghubung terhadap aktivitas keagamaan siswa dan fungsi buku penghubung terhadap aktivitas keagamaan siswa di SMPIT Qurrata A’yun Kandangan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Penggunaan buku penghubung terhadap aktivitas keagamaan siswa di SMPIT Qurrata A’yun Kandangan bahwa aktivitas keagamaan untuk ibadah shalat fardhu, shalat fardhu diawal waktu, shalat sunah rawatib, shalat dhuha dan tilawah al-Quran sudah mencapai target yang ditetapkan sekolah. Sedangkan untuk shalat tahajjud masih belum mencapai target. (2) Fungsi buku penghubung terhadap aktivitas keagamaan siswa kelas VIII akhwat di SMPIT Qurrata A’yun Kandangan yaitu sebagai alat komunikasi antara guru dan orang tua, alat pembentukan sikap, alat kontrol dan pemantauan aktiviatas ibadah, dan alat pendisiplin ibadah siswa.
No Katalog : -
No Publikasi : -
ISSN/ISBN : -
Tanggal Rilis :2025-08-14
downloadPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecepatan lari 20 meter, koordinasi mata kaki dan daya ledak otot tungkai serta akurasi shooting atlet futsal putri Academy Futsal Family Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Populasi penelitian ini adalah Atlet Futsal Putri Academy Futsal Family Kabupaeten Hulu Sungai Selatan sebanyak 30 atlet. Adapun yang menjadi Sampel penelitian berjumlah 17 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hasil yaitu Fhitung(5,18) > Ftabel (3,41) yang artinya memiliki hubungan yang signifikan antara kecepatan (X1), koordinasi mata kaki (X2), dan daya ledak otot tungkai (X3) terhadap kemampuan akurasi shooting atlet futsal putri academy futsal family kabupaten hulu sungai selatan (Y).
No Katalog : -
No Publikasi : -
ISSN/ISBN : -
Tanggal Rilis :2025-08-14
downloadMetode Everyone is Teacher adalah salah satu metode yang memberikan peluang kepada siswa untuk berperan sebagai seorang guru terhadap siswa yang lain. Motivasi belajar adalah seluruh upaya penggerak yang ada di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar dan menjamin kelangsungan kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek dapat tercapai. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran hubungan metode everyone is teacher terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MA PIP Habirau Tengah kelas X MIA. Data penelitian ini diambil dari hasil Angket dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Metode pengumpulan data berupa angket dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA dan sampelnya adalah seluruh siswa di kelas X MIA MA PIP Habirau Tengah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara metode everyone is teacher terhadap motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil rhitung > rtabel yakni sebesar 0,583 yang mana terletak pada 0,40-0,599 sehingga dapat diinterpretasikan bahwa penggunaan metode everyone is teacher memiliki hubungan yang sedang atau cukup baik terhadap motivasi belajar siswa yang mana hubungan antar variabel tersebut sebesar 0,583.
No Katalog : -
No Publikasi : -
ISSN/ISBN : -
Tanggal Rilis :2025-07-28
downloadPengukuran IDSD dilakukan secara sistematis, mulai dari perumusan konsep, penyempurnaan indikator, pengolahan data, hingga pengendalian kualitas untuk memastikan validitas dan akurasi hasil pengukuran. IDSD 2024 didasarkan pada evaluasi dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan, mencakup penyempurnaan metodologi dan sumber data. Nilai Indeks nasional 2024 (berdasarkan ratarata skor seluruh provinsi) adalah sebesar 3,43 dari skala 5. Adapun untuk Prov. KalSel di angka 3,56, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebesar 3,53. Policy Brief ini menganalisa perbandingan nilai indeks pilar dan indikator pilar Kab. HSS dengan nilai indeks pilar dan indikator pilar Prov. KalSel, serta memperlihatkan perbandingan nilai indeks pilar Kab. HSS dengan rata-rata Nasional, Provinsi dan Kab/Kota Se-KalSel. Perbandingan Nilai Indeks Pilar IDSD Tahun 2024 Kab. HSS dengan Prov. KalSel dan rata-rata nasional secara ringkas menghasilkan 3 kategori pilar. Pertama : nilai indeks pilar di atas nilai indeks Provinsi dan rata-rata nasional (warna hijau-Pilar Kekuatan Kab.HSS ) ada 5 pilar : pilar institusi, pilar infrastruktur, pilar adopsi TIK, pilar pasar produk dan pilar dinamisme bisnis. Kedua : nilai pilar yang berada di bawah nilai indeks Provinsi dan rata-rata nasional (warna abu-abu-Pilar Kelemahan HSS) ada 7 pilar : pilar stabilitas ekonomi makro, pilar kesehatan, pilar keterampilan, pilar pasar tenaga kerja, pilar sistem keuangan, pilar ukuran pasar, dan pilar kapailitas inovasi. Ketiga : Ada 2 pilar yang unik, yaitu pilar keterampilan dan pilar pasar tenaga kerja dimana di bawah nilai indeks Prov. Kalsel namun di atas rata-rata Nasional (warna biru). 2 Pilar ini sebenanrya sudah dimasukkan dalam ketegori kedua, pilar kelemahan HSS – warna abu-abu. Namun karena ada keunikan maka dimasukkan juga dalam kategori khusus. Analisa hasil pengukuran IDSD Tahun 2024 serta dengan indeks pilarnya dengan melakukan pendekatan perbandingan (perbandingan nilai indeks pilar IDSD Kab. HSS dengan Prov. KalSel dan rata-rata nasional), maka harus fokus dan perhatian pada beberpa pilar dan indikatornya. Fokus dan perhatian diberikan lebih besar pada pilar-pilar yang berwarna abu-abu dan juga biru, karena lebih rendah dari nilai indeks Provinsi dan/atau rata-rata nasional. Hal ini dilakukan untuk dapat meningkatkan / memperkuat indikatorindikator pilar ini lemah/nilai rendah. Indikator IDSD tingkat Kabupaten/Kota terdapat 48 indikator, ada 23 indikator pilar Kab. HSS Tahun 2024 yang lebih rendah nilainya dari Prov KalSel.
No Katalog : -
No Publikasi : -
ISSN/ISBN : -
Tanggal Rilis :2025-07-07
downloadAbstrakKayu manis merupakan salah satu komoditas perkebunan andalan bagi pekebun di wilayah Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan Provinsi Kalimantan Selatan. Tanaman kayu manis yang termasuk tanaman perkebunan ini sudah ada sekitar tahun 1942 di Desa Loksado, pada saat masih tergabung di Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Menurut tetua di Desa Loksado, Kayu Manis Loksado awal mulanya di tanam oleh Bapak Sibur sebanyak 5 batang yang diperolah dari seorang pengepul dari Padang Batung. Penyebaran tanaman kayu manis di Loksado dilakukan secara sengaja oleh masyarakat dengan menanam bibit kayu manis maupun penyebaran benih kayu manis oleh burung atau hewan lainnya. Berdasarkan topografinya wilayah Kecamatan Loksado merupakan kawasan dataran tinggi yang berlokasi di sepanjang punggung Pegunungan Meratus. Keadaan wilayah Loksado sangat mendukung untuk pertumbuhan tanaman kayu manis dimana Kecamatan Loksado termasuk daerah pegunungan dengan ketinggian sekitar 500 1.575 meter dari permukaan laut dan dengan curah hujan yang cukup baik untuk pertumbuhan tanaman kayu manis. Kayu Manis Loksado Hulu Sungai Selatan memiliki ciri berwarna coklat tua/coklat muda dengan rasa manis pedas dengan kandungan sinamaldehida 50,48 59,70 persen. Proses penanaman kayu manis dimulai dari tahap pembibitan, penanaman, perawatan, panen dan pasca panen yang sudah dikuasai produsen kayu manis di Kecamatan Loksado yang didapatkan secara turun menurun dari nenek moyang sehingga memastikan kualitas dan karakteristik Kayu Manis Loksado Hulu Sungai Selatan sesuai dengan reputasinya. Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Kayu Manis Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan (MPIG-KLHSS) yang didukung sepenuhnya Pemerintah Daerah Hulu Sungai Selatan mengajukan permohonan pendaftaran perlindungan Indikasi Geografis Kayu Manis Loksado Hulu Sungai Selatan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum Republik Indonesia dengan tujuan untuk melestarikan dan memastikan karakteritik dan kualitas khas kayu manis ini terjaga dan terhindar dari penyalahgunaan serta pemalsuan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.