No Katalog : -
No Publikasi : -
ISSN/ISBN : -
Tanggal Rilis :2024-10-18
downloadSalah satu cara agar suatu proses pembelajaran berjalan dengan baik dan efektif yaitu dengan memilih metode yang tepat, karena dengan metode, peserta didik akan lebih mudah dalam memahami apa yang diajarkan oleh guru. metode yang paling sering digunakan adalah metode ceramah. Metode ceramah biasanya akan membosankan jika guru tidak menguasainya, dan terkadang siswa tidak akan fokus dalam belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui problematika guru Al Qur’an Hadis dalam menerapkan metode ceramah di kelas VIII MTsN 2 Hulu Sungai Selatan dan untuk mengetahui solusi dari problematika tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Subjeknya adalah guru Al Qur'an Hadis MTsN 2 Hulu Sungai Selatan. Adapun objeknya adalah problematika guru Al-Qur’an Hadis dalam menerapkan metode ceramah di kelas VIII dan solusi dari problematika tersebut. Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut: Pertama, problematika guru Al-Qur'an Hadis dalam menerapkan metode ceramah di kelas VIII MTsN 2 Hulu Sungai Selatan yaitu diantaranya persiapan alat bantu, keterbatasan bahan ajar, siswa cenderung bosan dan kurang memperhatikan penjelasan guru, siswa cenderung ribut dan siswa kurang aktif dalam mengikuti proses pembelajaran. Kedua, ada beberapa solusi dari problematika tersebut yakni dengan memvariasikan metode pembelajaran, menguatkan komunikasi verbal, memvariasikan media pembelajaran dan menguatkan komunikasi.
No Katalog : -
No Publikasi : -
ISSN/ISBN : -
Tanggal Rilis :2024-10-18
downloadPada pelaksanaan pembelajaran IPA murid cenderung pasif dan hanya mendengarkan saat guru menjelaskan materi tanpa adanya timbal balik. Seorang pendidik atau guru sebaiknya membuat suatu inovasi dalam pembelajaran sehingga murid dapat lebih aktif menyerap pembelajaran. Media gambar adalah salah satu media pembelajaran yang dapat menarik motivasi murid dalam belajar. Media gambar merupakan media yang diperlihatkan dan dapat dinikmati oleh siapa saja sebagai tiruan dari keadaan yang nyata mengenai orang, suasana, tempat, barang, pemandangan, aliran pemikiran, ide dan benda lain yang gambarkan kedalam bentuk demensi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana respon, aktivitas guru dan hasil belajar IPA materi daur hidup hewan di SDN 1 Kandangan Kota. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar IPA materi daur hidup hewan pada murid kelas IV SDN 1 Kandangan Kota. Subjek penelitian ini adalah guru kelas dan murid kelas IV yang berjumlah 23 orang yang terdiri dari 12 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Terdapat empat tahap langkah-langkah yaitu: planning, acting, observing, dan reflecting. Teknik pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif, dari observasi, tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan beberapa hal berikut. 1) Respons murid dalam kegiatan pembelajaran mengenai daur hidup hewan menggunakan media gambar di kelas IV SDN 1 Kandangan Kota Kabupaten Hulu Sungai Selatan dikategorikan positif. Dari 15 pernyataan pada angket mendapatkan respons sebesar 89,10%. 2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil observasi guru pada siklus I diperoleh skor rata-rata sebesar 70% sedangkan pada siklus II diperoleh skor rata rata sebesar 86,66%. Hal ini menunjukan adanya peningkatan kemampuan guru dalam mengelola kelas sehingga dapat meningkatkan hasil belajar murid. 3) Hasil belajar murid meningkat dengan daya serap belajar murid pada siklus I diperoleh skor rata-rata sebesar 68,60% sedangkan pada siklus II diperoleh skor sebesar 85,21% dengan ketuntasan klasikal yaitu 91,30%. Ini menunjukan adanya peningkatan sebesar 25,59%. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi daur hidup hewan pada murid kelas IV SDN 1 Kandangan Kota Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
No Katalog : -
No Publikasi : -
ISSN/ISBN : -
Tanggal Rilis :2024-10-18
downloadPeserta didik kurang tertarik pada pembelajaran matematika karena pelajaran program linear ada soal kontekstual dan juga peserta didik bingung dalam menentukan daerah penyelesaian dalam bentuk grafik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan media pembelajaran, mengetahui kevalidan media pembelajaran, mengetahui kepraktisan media pembelajaran dan mengetahui keefektfian media pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development denan model pengembangan ADDIE dikembangkan oleh Dick dan Carry tahun 1996. Metode ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Langkah-langkah pengembangan yang dilakukan terdiri dari 5 tahapan yaitu: tahap analisis, tahap perancangan, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Hasil penelitian ini adalah: Proses pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia menggunakan prosedur oleh Dick dan Carry. Hasil uji kevalidan dari ahli materi dengan kevalidan 86,11% kriteria “valid” dan ahli media dengan kevalian 83,33% kriteria “valid”. Hasil uji Praktis dari guru mata pelajaran 83,83% kriteria “praktis” dan uji coba praktikalitas 78,5% kriteria “praktis”. Hasil uji keefektifan dalam pembelajaran dengan hasil perbandingan kelas eksperimen mendapat skor n-gain 53,54 dengan nilai rata-rata 69,78 dan kelas kontrol mendapat skor n-gain 39,26 dengan nilai rata-rata 58,61. Serta uji hipotesis menggunakan t hitung sebesar -4,7557 dengan t tabel sebesar 1,7204 dapat ditarik kesimpulan tolak ℎ0.
No Katalog : -
No Publikasi : -
ISSN/ISBN : -
Tanggal Rilis :2024-10-18
downloadPerizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) adalah Perizinan Berusaha yang diterbitkan oleh Lembaga Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) atas nama menteri, pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/wali kota kepada Pelaku Usaha melalui sistem elektronik yang terintegrasi. Metode penelitian ini menggunakan penelitian dengan pendekatan kualitatif dan tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian deskriptif. Untuk sumber data menggunakan data primer dan data sekunder seperti wawancara dengan informan dan melengkapi dokumen dokumen yang terkait. Teknis analisis data dilakukan dengan simultan yang dikumpulkan melalui proses pengumpulan data dengan alur dan tahapan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa efektivitas program perizinan melalui sistem Online Single Submission Risked Based Approach sudah dikatakan cukup efektif namun masih ada kekurangan di dalamnya hal itu di lihat dari lima indikator ukuran efektivitas Campbell (1973) yaitu, keberhasilan program, keberhasilan sasaran, tingkat kepuasan program, tingkat input dan output serta capaian secara menyeluruh. Adapun untuk tingkat kepuasan program masih memiliki kekurangan di dalam nya seperti server yang terkadang mengalami penurunan/gangguan. Adapun untuk faktor penghambat pada prograrm perizinan melalui sistem Online Single Submission Risked Based Approach adalah : 1) Server yang terkadang bermasalah 2) Masih ada pegawai yang kurang memahami tentang Online Single Submission Risked Based Approach. Saran-saran oleh peneliti : 1) Berkaitan dengan gangguan sistem OSS-RBA dari pusat, petugas penanggung jawab sistem OSS-RBA (Online Single Submission Risked Based Approach) perlu memberikan pemberitahuan atau informasi yang intens kepada para pemohon ketika sistem OSS-RBA dipusat mengalami gangguan serta memberikan pemberitahuan kembali ketika sistem tersebut sudah kembali normal melalui media sosial. 2) Kedepannya lebih baik pegawai yang kurang memahami tentang OSS-RBA dilakukan pelatihan khusus agar lebih memahami kedepannya.
No Katalog : -
No Publikasi : -
ISSN/ISBN : -
Tanggal Rilis :2024-10-18
downloadKarakter menjadi salahsatu diantara banyaknya tantangan besar di Indonesia, terdapat berbagai krisis pendidikan karakter yang terjadi dalam dunia pendidikan. Pendidikan saat ini dituntut untuk dapat merubah siswa ke arah yang lebih baik dengan pendidikan karakter, diantara karakter tersebut adalah mandiri. Program asrama sendiri menjadi salahsatu cara untuk menumbuhkan kemandirian dan program ini dilaksanakan di MI Ibnu Athaillah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program asrama dan bagaimana kemandirian siswa dengan adanya program tersebut. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan dan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Objek penelitian ini adalah adanya program asrama, sedangkan subjeknya merupakan siswa yang berada dalam salahsatu asrama, yaitu asrama Darul Ihsan yang dipilih untuk mewakili asrama yang lain karena lebih heterogen dengan siswa campuran dari kelas I-V. Berdasarkan hasil penelitian bahwa; Pertama, pelaksanaan program asrama dijabarkan dalam kegiatan siswa dari bangun pagi sampai tidur kembali di malam hari dengan mengedepankan pada pembiasaan keagamaan dan kemandirian siswa dalam beraktifitas sehari-hari. Kedua, kemandirian siswa semakin meningkat dari hari kehari karena terbiasa. Siswa yang sebelumnya masih banyak bergantung pada pengasuh, semakin lama semakin terbiasa untuk melakukan kegiatan sendiri.