No Katalog : -
No Publikasi : -
ISSN/ISBN : -
Tanggal Rilis :2024-10-18
downloadPada pelaksanaan pembelajaran IPA murid cenderung pasif dan hanya mendengarkan saat guru menjelaskan materi tanpa adanya timbal balik. Seorang pendidik atau guru sebaiknya membuat suatu inovasi dalam pembelajaran sehingga murid dapat lebih aktif menyerap pembelajaran. Media gambar adalah salah satu media pembelajaran yang dapat menarik motivasi murid dalam belajar. Media gambar merupakan media yang diperlihatkan dan dapat dinikmati oleh siapa saja sebagai tiruan dari keadaan yang nyata mengenai orang, suasana, tempat, barang, pemandangan, aliran pemikiran, ide dan benda lain yang gambarkan kedalam bentuk demensi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana respon, aktivitas guru dan hasil belajar IPA materi daur hidup hewan di SDN 1 Kandangan Kota. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar IPA materi daur hidup hewan pada murid kelas IV SDN 1 Kandangan Kota. Subjek penelitian ini adalah guru kelas dan murid kelas IV yang berjumlah 23 orang yang terdiri dari 12 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Terdapat empat tahap langkah-langkah yaitu: planning, acting, observing, dan reflecting. Teknik pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif, dari observasi, tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan beberapa hal berikut. 1) Respons murid dalam kegiatan pembelajaran mengenai daur hidup hewan menggunakan media gambar di kelas IV SDN 1 Kandangan Kota Kabupaten Hulu Sungai Selatan dikategorikan positif. Dari 15 pernyataan pada angket mendapatkan respons sebesar 89,10%. 2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil observasi guru pada siklus I diperoleh skor rata-rata sebesar 70% sedangkan pada siklus II diperoleh skor rata rata sebesar 86,66%. Hal ini menunjukan adanya peningkatan kemampuan guru dalam mengelola kelas sehingga dapat meningkatkan hasil belajar murid. 3) Hasil belajar murid meningkat dengan daya serap belajar murid pada siklus I diperoleh skor rata-rata sebesar 68,60% sedangkan pada siklus II diperoleh skor sebesar 85,21% dengan ketuntasan klasikal yaitu 91,30%. Ini menunjukan adanya peningkatan sebesar 25,59%. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi daur hidup hewan pada murid kelas IV SDN 1 Kandangan Kota Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
No Katalog : -
No Publikasi : -
ISSN/ISBN : -
Tanggal Rilis :2024-10-18
downloadPerizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) adalah Perizinan Berusaha yang diterbitkan oleh Lembaga Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) atas nama menteri, pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/wali kota kepada Pelaku Usaha melalui sistem elektronik yang terintegrasi. Metode penelitian ini menggunakan penelitian dengan pendekatan kualitatif dan tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian deskriptif. Untuk sumber data menggunakan data primer dan data sekunder seperti wawancara dengan informan dan melengkapi dokumen dokumen yang terkait. Teknis analisis data dilakukan dengan simultan yang dikumpulkan melalui proses pengumpulan data dengan alur dan tahapan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa efektivitas program perizinan melalui sistem Online Single Submission Risked Based Approach sudah dikatakan cukup efektif namun masih ada kekurangan di dalamnya hal itu di lihat dari lima indikator ukuran efektivitas Campbell (1973) yaitu, keberhasilan program, keberhasilan sasaran, tingkat kepuasan program, tingkat input dan output serta capaian secara menyeluruh. Adapun untuk tingkat kepuasan program masih memiliki kekurangan di dalam nya seperti server yang terkadang mengalami penurunan/gangguan. Adapun untuk faktor penghambat pada prograrm perizinan melalui sistem Online Single Submission Risked Based Approach adalah : 1) Server yang terkadang bermasalah 2) Masih ada pegawai yang kurang memahami tentang Online Single Submission Risked Based Approach. Saran-saran oleh peneliti : 1) Berkaitan dengan gangguan sistem OSS-RBA dari pusat, petugas penanggung jawab sistem OSS-RBA (Online Single Submission Risked Based Approach) perlu memberikan pemberitahuan atau informasi yang intens kepada para pemohon ketika sistem OSS-RBA dipusat mengalami gangguan serta memberikan pemberitahuan kembali ketika sistem tersebut sudah kembali normal melalui media sosial. 2) Kedepannya lebih baik pegawai yang kurang memahami tentang OSS-RBA dilakukan pelatihan khusus agar lebih memahami kedepannya.
No Katalog : -
No Publikasi : -
ISSN/ISBN : -
Tanggal Rilis :2024-10-18
downloadAlhamdulillah puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, taufiq, hidayah serta karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ini. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah keharibaan baginda Rasulullah SAW, beliau selalu mengingatkan kepada kita bahwa kewajiban menuntut ilmu adalah dari masih kecil hingga akhir hayat. Karya tulis ilmiah yang berbentuk tesis ini dituliskan sebagai wujud keperdulian penulis terhadap para pencari ilmu untuk mengisi salah satu warna keilmuan. Penulis juga mengucapkan terimakasih yang tak terhingga terutama kepada Pengasuh pondok pesantren Dalam Pagar Kandangan Sayyidul Walid Abah Guru K.H. Ahmad Syairazi beserta ustadz dan ustadzah pondok yang selalu memberikan motivasi dan masukan atas terselesaikannya tesis ini. Dan tak lupa terimakasih juga penulis sampaikan kepada keluarga besar pondok pesantren Dalam Pagar Kandangan yang memberikan izin dan juga masukan kepada penulis sehingga tesis ini dap;at selesai. Tesis ini juga penulis persembahkan kepada istri tercinta yang selalu memberikan dukungan dan motivasi yang terhingga, ibu tersayang yang selalu mendo’akan demi kelancaran penulisan karya ilmiah ini, tidak lupa juga kepada sahabat-sahabat yang kesemuanya memiliki peran besar bagi penulis, yang selalu memberikan dukungan, perhatian dan pengertiannya sehingga dapat terelesaikan tesis ini. Seluruh teman seperjuangan program studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana (S2) Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah Bangil Pasuruan Jawa Timur, dosen pembimbing 1 dan pembimbing 2 dan juga seluruh dosen yang telah mengajarkan ilmu-ilmu beliau, semoga menjadi jariah kelak di hari akhir nanti, amiin ya rabbal alamiin.
No Katalog : -
No Publikasi : -
ISSN/ISBN : -
Tanggal Rilis :2024-10-18
downloadPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengananlisis “Strategi Pimpinan Pondok Pesantren Dalam Membina Kedisiplinan Belajar Santri Di Pondok Pesantren Dalam Pagar dan Tarbiyatul Furqan Kandangan”. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengertahui dan menganilisis kedisiplinan belajar santri di pondok pesantren dan faktor pendukung dan faktor penghambat pengurus pondok pesantren dalam membina kedisiplinan belajar santri di pondok pesantren Dalam Pagar dan Tarbiyatul Furqan Kandangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif karena data yang dikumpulkan berupa kata-kata bukan angka-angka. Untuk mendapatkan data yang diperlukan, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data antara lain melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian untuk mengecek keabsahan data tersebut dilakukan melalui meningkatkan ketekunan dan triangulasi. Pada penelitian ini, ditemukan strategi pimpinan pondok pesantren dalam membina kedisiplinan belajar santri di pondok pesantren Dalam Pagar Kandangan, yaitu a) membuat aturan dan tata tertib yang jelas, b) menerapkan sistem pembinaan dan pengawasan, c) menyediakan fasilitas belajar yang memadai, d) pemberian hukuman dalam membina kedisiplinan belajar santri. dan e) memberikan dorongan motivasi dan penghargaan Untuk tingkat kedisiplinan belajar santri di Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan bisa dikategorikan sangat baik. Faktor pendukung pimpinan pondok pesantren Dalam Pagar Kandangan dalam membina kedisiplinan belajar santri: a) adanya keteladanan dari pimpinan. b) Adanya pembinaan dan pemantauan secara rutinc) Dengan memberlakukan sanksi dan reward yang adil dan proporsional, d) Adanya pembinaan spiritual dalam belajar bagi santri yang dilakukan oleh pimpinan pondok pesantren. Adapun faktor penghambat yang peneliti temukan berdasarkan hasil wawancara dan observasi adalah; a) jumlah petugas pengawas yang tidak memadai dengan jumlah santri yang ribuan. b) tidak semua petugas pengawas memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menjalankan xv tugasnya, c) perbedaan latar belakang sosial budaya santri, d) motivasi dan minat pribadi juga menjadi faktor penghambat dalam penerapan disiplin belajar santri. Adapun strategi pimpinan pondok pesantren dalam membina kedisiplinan belajar santri di pondok pesantren Tarbiyatul Furqan Kandangan, fokus pada pertama strategi pimpinan pondok pesantren yakni 1) santri di wajibkan untuk dapat berperilaku disiplin, 2) pemberian sebuah nasehat dan teguran, 3) pemberian motivasi, kedua kedisiplinan belajar santri yakni, 1) kegiatan diniyah, 2) belajar muhadaraoh, 3) belajar pidato, 4) kegiatan belajar tahfiz, 5) kegiatan shalat berjamaah, ketiga faktor pendukung yakni, 1) santri semua tinggal di asrama, 2) pengurusnya cukup, 3) adanya aturan yang jeas serta sanksi-sanksinya, sedangkan faktor penghambatnya yakni, 1) kurang terpenuhinya sarana dan prsarana, 2) karena pengurusnya sebagian bertempat tinggal jauh dari pesantren. Kemudian starategi pengurus pondok pesantren dalam membina kedisiplinan belajar santri dapat dikatakan sangat disiplin dalam menjalankan kegiatan-kegiatan di pesantren.
No Katalog : -
No Publikasi : -
ISSN/ISBN : -
Tanggal Rilis :2024-10-18
downloadSupervisi akademik adalah bantuan profesional yang diberikan kepada guru melalui siklus perencanaan sistematis, pengamatan yang cermat, serta umpan balik yang objektif dan segera oleh supervisor. Seorang guru harus dapat meningkatkan penguasaan terhadap berbagai kompetensi yang dimilikinya dalam proses pembelajaran di kelas agar melalui peningkatan kompetensi tersebut tercipta kondisi pembelajaran yang dapat menarik minat siswa dalam belajar. Kurangnya minat siswa dalam belajar disebabkan oleh guru yang belum mempunyai kemampuan dalam memanfaatkan metode pembelajaran yang beragam sehingga kualitas kinerja guru menjadi rendah. Salah satu faktor yang bisa mempengaruhi kinerja guru adalah supervisi akademik kepala sekolah. Untuk meningkatkan kinerja guru di Lembaga TK Az-Zahra Kandangan dan di TK Anggrek Kandangan maka dilaksanakan supervisi akademik kepala sekolah. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui dan menganalisis perencanaan Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di TK Az-Zahra Kandangan dan di TK Anggrek Kandangan. (2) Untuk mengetahui dan menganalisis Teknik Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di TK Az-Zahra Kandangan dan di TK Anggrek Kandangan. (3) Untuk mengetahui dan menganalisis evaluasi Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di TK Az-Zahra Kandangan dan di TK Anggrek Kandangan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Perencanaan Supervisi Akademik di TK Az-Zahra Kandangan adalah terdiri dari: a. Menyusun program supervisi diantaranya program tahunan dan instrumen-instrumen supervisi. 2. Teknik yang dipakai kepala sekolah TK Az-Zahra Kandangan, diantaranya: a) kunjungan kelas. b) observasi kelas. c) percakapan individual. d) rapat guru; 3. Evaluasi supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala TK Az-Zahra Kandangan meliputi empat komponen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan program evaluasi kinerja guru. Disamping itu hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Perencanaan Supervisi Akademik di TK Anggrek Kandangan adalah terdiri dari: a. Menyusun program supervisi diantaranya program tahunan dan instrumen instrumen supervisi. 2. Teknik yang dipakai kepala sekolah TK Anggrek Kandangan, diantaranya: a) kunjungan kelas. b) observasi kelas. c) inter visitasi. d) percakapan individual. e) rapat guru; 3. Evaluasi supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala TK Anggrek Kandangan meliputi empat komponen, yaitu xix perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan program evaluasi kinerja guru.