Ekspose Awal Strategi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem
penulis : Admin - 2025-08-26
Bappelitbangda Kabupaten Hulu Sungai Selatan kerjasama
dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lambung
Mangkurat dalam Strategi Penanggulangan
Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Pada Selasa (26/8/2025)
dilakukan Ekspos Awal penelitian bertempat di Aula Rakat Mufakat Setda Kab.
HSS.
Adapun tim peneliti dari ULM yang berhadir adalah Dr. Fifi
Swandari, SE, M.Si, Ir. Wiwin Tyas Istikowati, S.Hut, M.Sc, Ph.D , Mellani
Yuliastina, SE., M.Ak., Ak., CA, dan Achmad Ramadhanna'il Rasjava, S.Si, M.Si. Hadir
juga Perwakilan OPD, Kecamatan, BPS, dan Baznas Kab. HSS
Secara umum kemiskinan ekstrem dihitung berbasis kebutuhan
dasar, dimana Bank Dunia mengambil informasi tentang kebutuhan dasar yang
dikumpulkan dari 15 negara termiskin dan dirata-ratakan. Sehingga hasilnya
diperoleh sekitar 1,90 dollar AS per hari per orang sebagai garis kemiskinan
ekstrem global. Sehingga penduduk dapat dikatakan berada dalam kemiskinan
ekstrem apabila berada di bawah kondisi pengeluaran penduduk per hari di bawah
1,90 dollar AS PPP (Purchasing Power Parity). Adapun untuk tahun 2024 setara
dengan Rp. 11.924,13 per kapita per hari atau Rp. 362.692,14 per kapita per
bulan. Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam beberapa tahun terakhir sangat fokus
dalam Upaya pengentasan kemiskinan secara terpadu, dengan melakukan berbagai
program kegiatan lintas perangkat daerah dan lintas sektor.